SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Bantuan untuk korban gempa yang terjadi pada Rabu, 7 Desember 2016 jelang subuh, tidak hanya datang dari kalangan orang dewasa, tapi anak-anak juga ikut membantu memulihkan kondisi pengungsi, terutama anak-anak dengan bermain bersama teman sebayanya.
Adalah Muhammad Fatin Abdullah Jamal (1.5), Azka Salsabila Jamal (3,5), Dina Nabila Jamal (7,5) yang memberi bantuan kepada anak-anak pengungsi di tempat pengungsian Desa Deah Ujong Baroh dan Peulandok Tunong kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Minggu, (11/12/2016).
Mereka yang ditemani orang tuanya, Jamaluddin dan Rita Herlina mengantarkan dan membagikan seratusan boneka dan mobil-mobilan.
"Ini salah satu cara menanamkan sikap peduli kepada sesama, " kata Rita berbagi kisahnya dengan Serambinews.com, Rabu (14/12/2016) pagi.
Niat dari ketiga anaknya tersebut, lanjut Rita, setelah melihat berita di televisi dan mendengarkan cerita sang ayah yang juga menyalurkan bantuan kemanusiaan pada hari kedua musibah.
"Mereka kan melihat berita di televisi, Azka kemudian yang meminta ikut dengan saya untuk pulang kampung (Pidie Jaya). Dia sampai bawa mainan di rumah ingin memberikan kepada anak-anak dipengungsian," tambah Jamaluddin yang juga Ketua KNPI Aceh ini.
Jamal berharap, anak-anak korban gempa harus menjadi prioritas dalam masa pemulihan trauma pasca bencana.
"Saya rasa, para orang tua tidak ada salahnya juga mengajak anak-anak kita bermain bersama dengan anak-anak korban gempa di Pijay. Ini juga proses mendidik sebagai orang tua dalam menanamkan sikap peduli sejak dini, " kata Jamal.

0 komentar:
Posting Komentar