![]() |
| Ketua DPD II KNPI Aceh Tamiang, Adlin Nur |
KUALASIMPANG, goaceh.co – Ketua DPD II KNPI Aceh Tamiang, Adlin Nur meminta para pemuda agar mampu menyerap dan memfilter beragam informasi yang disebar melalui media, termasuk melalui jejaring internet. Hal itu disampaikan Adlin kepada GoAceh di Karang Baru, Senin (27/6/2016).
"Seiring semakin mudahnya akses informasi melalui media, terutama media elektronik, perlu kiranya kecerdasan para pemuda dalam rangka menyerap informasi dan menggunakan media seperti media sosial agar tak terjerumus dan terprovokasi," ujar Adlin Nur.
Dia mengingatkan, rusaknya perdamaian Aceh dan bahaya disintegrasi bangsa harus menjadi perhatian bersama, mengingat semakin gencarnya propaganda yang disebarkan. Tanpa disadari, katanya, hal ini sedang gencar dilakukan pihak-pihak yang ingin mengacaukan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pemuda tidak boleh gagap teknologi menggunakan media, seperti media sosial yang ada dalam genggaman. Sehingga pemuda mampu menjadi garda terdepan menghalau propaganda sesat, sekaligus menjadi motivator dan inspirator untuk terus menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan dalam rangka memelihara perdamaian Aceh, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Adlin.
Selain itu, Adlin menekankan kepada semua pihak, terlebih kepada jajarannya, bahwa KNPI adalah wadah berhimpun organisasi kemasyarakatan pemuda yang bersifat terbuka dan independen, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan pemuda. Hal ini diingatkannya kembali mengingat beberapa bulan ke depan akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.
“Janganlah hanya gara-gara politik pragmatis dan segelintir pihak yang ingin mengambil keuntungan sesaat untuk kepentingan Pilkada, KNPI malah terprovokasi dan kehilangan arah serta jati dirinya,” kata Adlin.
Ia juga meminta pemuda KNPI untuk ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi mendatang. Adlin berharap pemuda bisa mengambil peran mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, sehingga mereka nantinya akan menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani tanpa harus takut akan intimidasi dan terpengaruh politik uang.
“Idealnya KNPI harus selalu menempatkan diri sebagai mitra strategis dan kritis pemerintah yang mengedepankan etika, serta mampu menetaskan ide-ide kreatif untuk kemudian diformulasikan menjadi program kegiatan. Sehingga terbangun sinergitas antara KNPI dan pemerintah dalam rangka bersama-sama memajukan daerah,” ujar Adlin lagi. [sumber: www.goaceh.co / 27 Juni 2016]

0 komentar:
Posting Komentar