
Ketua DPD KNPI Aceh, H. Jamaluddin, ST didampingi Ketua KNPI Pidie, Zukhri Mauluddinsyah Adan saat memberika arahan kepada peserta pelatihan
PIDIE - DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, meminta Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Pidie yang bergelut dibidang seni dan kreatifitas agar lebih bisa mandiri dan otonom tanpa berharap bantuan dari pemerintah.
"Kita inginkan agar mereka lebih mandiri tidak lagi berharap bantuan pemerintah," kata Ketua DPD KNPI Aceh, Jamaluddin ST, saat mengunjungi pelatihan life skill keterampilan aneka kain perca (patchwark dan quilt), yang dilaksanakan DPD II KNPI Pidie, Senin 27 Juni 2014, di gedung Konveksi pakaian Baitul Mal kabupaten setempat.
Ia menyarankan kepada semua UKM di Pidie mencontohkan pola menajemen UKM Putro Kreasi binaan KNPI Pidie yang telah lebih dulu mandiri. Mereka tidak lagi berharap bantuan pemerintah, bisa mengembangkan hasil karyanya hingga ke tingkat Provinsi Aceh.
"Ini yang perlu, UKM jangan berharap di Pemkab saja, harus mandiri, lihat saja UKM Putroe Kreasi binaan KNPI Pidie, mereka sekarang sudah bisa mandiri dan terus mengembangkan hasil karyanya ke tingkat Provinsi dan Nasional," jelasnya Jamal yang turut didampingi pengurus KNPI Aceh, Arif Pribadi dan Hasbullah Yunur.
Pelatihan kreatif kain perca itu dilaksanakan sejak tangal 24 Juni sampai dengan 3 Juli 2016, melatih sebanyak 20 peserta wanita dari berbagai unsur pemudi dan pelajar. []
0 komentar:
Posting Komentar