Selangor, Malaysia - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Aceh, mendatangani naskah kerjasama dengan Majlis Belia Selangor (MBS) di Malaysia, Minggu (14/02/2016)
Penandatanganan kerjasama kepemudaan juga dilakukan dengan organisasi kepemudaan Thailand, Selasa (16/02). Kerjasama tersebut dilakukan pada beberapa bidang, antaranya bidang kebudayaan/pariwisata, pendidikan dan ekonomi.
Penandatangan itu dilakukan oleh Ketua DPD KNPI Aceh, H. Jamaluddin, ST dan Wakil Presiden MBS, Zulkarnain A Hanit. Prosesi penandatanganan itu disaksikan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi dan Pengurus Majlis Tindakan Persekutuan Negeri Selangor, Datuk Seri Noh Umar dan Presiden MBS, Datuk Irmohizam Ibrahim.
Ketua DPD KNPI Aceh, Jamaluddin kepada Harian Serambi Indonesia mengatakan pihaknya tiba di Malaysia pada Sabtu, (13/2/2016). Pendantanganan tersebut dirangkai dengan kegiatan Perhimpunan Agung Tahunan atau Musyawarah Daerah (Musda) ke-32 MBS dan peluncuran SELANGOR4YOUTH.
"Dalam MoU ini kita saling memperkenalkan dan melestarikan khazanah budaya masing-masing negara, khususnya Aceh dan Malaysia. Selain itu kita juga belajar bagaimana mereka mendidik generasi mudanya dalam melakukan gerakan perubahan," Ungkap Jamal didampingi Ketua Bidang Luar Negeri, Marini.
Jamaluddin menambahkan, KNPI Juga menjalin kerjasama di bidang ekonomi dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh dengan cara memanfaatkan hasil alam hingga memiliki nila jual. "Kita berharap MoU ini bisa membawa dampak besar bagi Aceh," Ujarnya
Rombongan KNPI Aceh terdiri dari, Marini (Kabid Luar Negeri), Muzakir Abdullah (Kabid Perencanaan dan Program), Ismed Tanjong (Kabid Koperasi dan UKM) dan Anggota Bidang Kesekretariatan, Husnon Hasan. []
sumber: Serambi Indonesia, Selasa / 16 Februari 2016
Penandatangan itu dilakukan oleh Ketua DPD KNPI Aceh, H. Jamaluddin, ST dan Wakil Presiden MBS, Zulkarnain A Hanit. Prosesi penandatanganan itu disaksikan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi dan Pengurus Majlis Tindakan Persekutuan Negeri Selangor, Datuk Seri Noh Umar dan Presiden MBS, Datuk Irmohizam Ibrahim.
Ketua DPD KNPI Aceh, Jamaluddin kepada Harian Serambi Indonesia mengatakan pihaknya tiba di Malaysia pada Sabtu, (13/2/2016). Pendantanganan tersebut dirangkai dengan kegiatan Perhimpunan Agung Tahunan atau Musyawarah Daerah (Musda) ke-32 MBS dan peluncuran SELANGOR4YOUTH.
"Dalam MoU ini kita saling memperkenalkan dan melestarikan khazanah budaya masing-masing negara, khususnya Aceh dan Malaysia. Selain itu kita juga belajar bagaimana mereka mendidik generasi mudanya dalam melakukan gerakan perubahan," Ungkap Jamal didampingi Ketua Bidang Luar Negeri, Marini.
Jamaluddin menambahkan, KNPI Juga menjalin kerjasama di bidang ekonomi dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh dengan cara memanfaatkan hasil alam hingga memiliki nila jual. "Kita berharap MoU ini bisa membawa dampak besar bagi Aceh," Ujarnya
Rombongan KNPI Aceh terdiri dari, Marini (Kabid Luar Negeri), Muzakir Abdullah (Kabid Perencanaan dan Program), Ismed Tanjong (Kabid Koperasi dan UKM) dan Anggota Bidang Kesekretariatan, Husnon Hasan. []
sumber: Serambi Indonesia, Selasa / 16 Februari 2016

0 komentar:
Posting Komentar