DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Jumat (28/8) bertempat di Gedung Pemuda Aceh, melakukan peusijuek dan pelepasan JCH dari keluarga besar KNPI Aceh.
Sebanyak 18 orang JCH keluarga besar KNPI Aceh akan menunaikan ibadah haji tahun 2015 ini.
Ke 18 JCH itu adalah Yusnaini binti Muhammad Yusuf, Muhammad Kadar Risyad, Azizah binti Muhammad Yahya, Jamaluddin Muhammad Jamil, Rita Herlina Nazaruddin, Dalimi bin Syama'un, Yuslianan binti Muhammad Andah, Yusrizal bin Abdul Jalil Umar, Cut Hananah bin Abdul Jalil Umar, Yusri Yusuf bin Muhammad, Fadliati binti Salim Fadhil, Cut Driska Aziza binti Truku Idris Azis, Masyitah binti Muhammad Ali, Darmansyah, Rukiah binti Risanuddin Musa, Zulfikar Ar bin Adek Rani Ali, Henri bin Muhammad Jamil Yusuf, dan Rahmawati binti Hamdan Hasyim.
"Jadi, JCH perempuan ada 10 jamaah. JCH laki-laki ada 8 orang. Lebih banyak JCH perempuan dua orang," kata Tengku Junaidi Ahmad, Ketua Bidang Agama mewakili Ketua KNPI Aceh, Jamaluddin M Jamil yang juga bagian dari JCH Aceh tahun ini.
Menurut Junaidi, peusijuek dan pelepasan JCHini sudah menjadi tradisi di KNPI Aceh. “Ini perlu dilestarikan dalam rangka mendoakan JCH dan memberi motifasi kepada mereka yang akan berangkat ke tanah suci. Semoga mereka menjadi haji mabrur,” ujar Jamal.
Yusri Yusuf mewakili 18 JCH Keluarga Besar KNPI Aceh menyatakan terima kasih kepada KNPI Aceh karena terus menjaga tradisi peusijuk dan pelepasan JCH 2015.
"Tradisi ini perlu dipertahankan dan dilanjutkan apalagi disertai muatan agamanya," ujar Yusri.
Tengku Fachruddin Lamuddin, penceramah kondang yang masih berusia muda ikut menyampaikan tausiah seputar haji untuk memberi kekuatan mental spritual JCH.
Ustad Fachruddin menyampaikan tanda haji mabrur itu dapat dilihat dari perilaku baru seperti suka berbuat baik seperti senang menolong orang lain, suka menebar salam dan perdamaian, suka bertutur kata yang baik, tidak bermasam muka, dan jujur dan taat serta iklas. []
0 komentar:
Posting Komentar