KNPIACEH.org | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, menggelar
kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing bagi warga kurang mampu, di halaman
Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abddya), Jumat (12/12).
Hadir
dalam acara tersebut, Bupati Jufri Hasanuddin, wakil ketua DPRK Abdya Romi Syah
Putra, Dandim 0110 Abdya Suhartono, Wakapolres Abdya Wahyudi, ketua KNPI Aceh,
Jamaluddin didampingi Ketua KNPI Abdya Idris, mewakili dari Pangdam, DPRA serta
kepala SKPK dilingkup Aceh Barat Daya.
Acara
yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Barat Daya itu berlangsung selama tiga hari
mulai Jumat hingga Minggu (14/12) dengan tema “Tersenyum Bersama KNPI Aceh”,
sementara itu jumlah peserta yang mengalami penderita bibir sumbing sebanyak 68
orang yang sudah terdaftar dari delapan Kabupaten se-Pantai Barat Selatan.
Ketua
KNPI Aceh Jamaluddin dalam sambutannya mengatakan, acara ini diikuti beberapa
Kabupaten yang berada di wilayah pantai barat selatan Aceh, antaranya kabupaten
Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh
Singkil dan Simeulue.
“Operasi
bibir sumbing ini, merupakan bentuk kepedulian KNPI Aceh kepada
sesama,” ujarnya.
Menurutnya, salah satunya
yakni kurangnya asupan gizi dan mineral saat ibu sedang mengandung. Oleh karena
itu bagi ibu yang sedang mengandung harus memperhatikan faktor tersebut.
“Kalau dua hal
tersebut dipenuhi dipastikan saat anak lahir bayi akan selamat dan tidak akan mengalami
penyakit bibir sumbing”. katanya
Operasi bibir sumbing
ini merupakan bentuk nyata kepedulian KNPI terhadap masyarakat, kususnya
masyarakat kurang mampu yang mempunyai anggota keluarga bibir sumbing. Maka dalam
hal itu kerja sama di dalam kemanusiaan seperti bakti sosial melakukan operasi
bibir sumbing kepada para pasien yang kurang mampu perlu terus ditingkatkan.
Sementara
itu Bupati Abdya Jufri Hasanuddin dalam sambutannya menyebutkan, melihat kondisi
pasien yang saat ini mengalami kecacatan bibir sumbing, memang banyak kendala
dalam kehidupan, dari tinjauan mental mereka jauh dibawah orang-orang normal.
“Untuk
itu kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah Aceh dalam kegiatan bakti
sosiai kemanusiaan ini, dan kegiatan ini dinilai luar biasa yang dilakukan oleh
KNPI Aceh,” katanya
Kata
dia, KNPI Aceh beserta KNPI Abdya harus memprogramkan program kerakyatan
seperti operasi bibir sumbing ini.
“Ini
mudah-mudahan bukan yang pertama dan yang terakhir, akan tetapi harus
berkelanjutan demi masyarakat Aceh,”pintanya. []


0 komentar:
Posting Komentar