KNPIACEH.org | "Siapapun manusia pasti
menginginkan hal normal, aman, nyaman menjelang pemilu April," demikian
pernyataan tegas Jamaluddin ST, Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional
Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Aceh, sehubungan mulai terganggunya keamanan di
Aceh dan terjadinya eskalasi kekerasan akhir-akhir ini yang merusak situasi
keamanan dan perdamaian menjelang hari "H" pesta demokrasi pemilu
April 2014.
Penegasan tersebut disampaikan
menjawab pertanyaan AcehFokus, tentang komitmen dan sikap organisasi kepemudaan
dan masyarakat terbesar di Aceh yang dipimpinnya, mengenai kondisi terakhir
situasi keamanan Aceh.
"KNPI Aceh sangat mengharapkan
kepada seluruh elemen masyarakat dan bangsa Aceh atau siapapun mereka, untuk
menghentikan segala kegiatan kekerasan, juga, segala kegiatan yang mengarah
pada kekerasan," himbau ketua KNPI Aceh ini melalui para jurnalis media
cetak dan elektronik, usai melantik pimpinan dan kepengurusan baru DPD tingkat
II KNPI kabupaten Nagan Raya periode 2014-2017, di Balee Duek Pakat Kota
Jeuram, Nagan Raya Aceh, Sabtu (15/03) siang.
"Jangankan kegiatan kekerasan,
segala bentuk kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada kekerasan juga mesti
dihentikan," imbuhnya dengan intonasi yang tegas.
Menurut Jamaluddin, kondisi keamanan
Aceh mulai terancam akibat kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada kekerasan. Ia
meminta kepada pengurus KNPI seluruh Aceh mesti bersikap pro aktif untuk
bersama-sama masyarakat dan pihak aparat menjaga keamanan.
"Pengurus KNPI wajib di depan
untuk bersama masyarakat dan pihak keamanan untuk menjaga keamanan, "
katanya dengan nada instruksi kepada seluruh jajaran pengurus KNPI di seluruh
kabupaten/kota.
Sementara, segala bentuk kekerasan
yang telah terjadi di Aceh akhir-akhir, belum menggerakkan pihaknya untuk
menyurati secara resmi para pemangku keamanan dalam jajaran pemerintahan SBY di
Jakarta.
"Hingga saat ini KNPI Aceh
belum menyurati pihak Mabes Polri atau Mabes TNI atau kemenpolhukan di Jakarta.
Namun hubungan komunikasi per telepon tetap kami lakukan," pungkas
Jamaluddin. [AcehFokus.Net]

0 komentar:
Posting Komentar